Program Studi Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer (PTIK) Institut Prima Bangsa (IPB) Cirebon resmi menjalin kerja sama strategis dengan Pemerintah Desa Cibogo dalam upaya akselerasi pengabdian masyarakat dan pengembangan Desa Literasi. Penandatanganan nota kesepahaman serta pembukaan program kolaborasi ini berlangsung khidmat pada Senin, 19 Oktober 2026.
Inisiatif ini hadir sebagai langkah nyata perguruan tinggi dalam merespons tantangan era digital, di mana literasi tidak lagi sebatas kemampuan membaca dan menulis, melainkan juga mencakup kecakapan memanfaatkan teknologi secara bijak, produktif, dan aman.
Ketua Program Studi Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer (PTIK) IPB Cirebon menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan wujud komitmen akademisi untuk menghadirkan dampak langsung bagi masyarakat perkampungan melalui pilar Tri Dharma Perguruan Tinggi.
"Literasi digital adalah kunci utama dalam membangun kemandirian masyarakat desa saat ini. Melalui kerja sama dengan Desa Cibogo, kami ingin mendampingi warga mulai dari perangkat desa, pelaku UMKM lokal, hingga generasi muda, agar mampu memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan kualitas pendidikan, tata kelola informasi, serta perekonomian desa," ujar Kaprodi PTIK IPB Cirebon dalam sambutannya.
Melalui program pendampingan ini, tim dosen dan mahasiswa PTIK IPB Cirebon diproyeksikan bakal menjalankan serangkaian agenda pengabdian, antara lain:
-
Pengembangan Pojok Baca & Ruang Literasi Digital: Penyediaan platform informasi dan akses bahan bacaan digital yang ramah anak dan remaja.
-
Pelatihan Kecakapan Digital untuk Pemuda & Pelajar: Pendampingan pemanfaatan internet sehat, dasar-dasar pemrograman, serta kreativitas media.
Pemerintah Desa Cibogo menyambut hangat hadirnya program kolaborasi ini. Pihak desa berharap keterlibatan civitas akademika IPB Cirebon dapat membuka wawasan baru bagi warga serta menjadikan Desa Cibogo sebagai salah satu percontohan desa berdaya literasi di wilayah Cirebon.
Kerja sama ini diharapkan tidak berhenti pada tataran seremonial belaka, melainkan terus berkelanjutan melalui program-program inovatif yang secara bertahap mampu mentransformasi Desa Cibogo menjadi kawasan mandiri berbasis literasi terpadu.