Memuat...

IPB Cirebon Perkuat Kolaborasi Riset Nasional Lewat Caruban National Conference 2026

3 menit baca
Humas
18 Juli 2026
IPB Cirebon Perkuat Kolaborasi Riset Nasional Lewat Caruban National Conference 2026

310 Peneliti dan Dosen Berkolaborasi Perkuat Riset Nasional Menuju Indonesia Emas 2045

CIREBON – Institut Prima Bangsa (IPB) Cirebon kembali memperkuat perannya dalam pengembangan riset dan publikasi ilmiah melalui penyelenggaraan Caruban National Conference & Call for Papers 2026. Mengusung tema "Akselerasi Transformasi Pendidikan, Bahasa, Teknologi, dan Bisnis dalam Mendukung Ekosistem Digital Nasional Menuju Indonesia Emas 2045," konferensi yang digelar Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IPB Cirebon tersebut berhasil menghadirkan 310 presenter dan lebih dari 350 peserta dari berbagai perguruan tinggi, sekolah, serta lembaga pendidikan di Indonesia.

Konferensi dibuka secara resmi oleh Rektor IPB Cirebon, Dr. Mahfud, M.Si., M.Kom. Kegiatan ini menjadi forum ilmiah bagi akademisi, peneliti, dosen, mahasiswa, praktisi, dan pemangku kebijakan untuk mempresentasikan hasil penelitian, bertukar gagasan, serta memperluas jejaring kolaborasi lintas disiplin.

Ketua LPPM IPB Cirebon, Nurhadiansyah, mengatakan Caruban National Conference merupakan bagian dari komitmen institusi dalam mendorong budaya riset yang produktif dan meningkatkan kualitas publikasi ilmiah di Indonesia.

"Caruban National Conference bukan sekadar forum presentasi hasil penelitian, tetapi menjadi ruang strategis untuk membangun jejaring kolaborasi antara akademisi, peneliti, praktisi, dan pemangku kebijakan. Melalui kolaborasi tersebut, kami berharap lahir berbagai inovasi yang memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan pendidikan, bahasa, teknologi, dan bisnis menuju Indonesia Emas 2045," ujarnya.

Menurutnya, konferensi ini juga menjadi sarana diseminasi hasil penelitian lintas disiplin, memperluas kemitraan antarinstitusi, sekaligus membuka peluang publikasi ilmiah melalui prosiding bagi dosen, peneliti, dan mahasiswa.

Pada penyelenggaraan tahun ini, Caruban National Conference menghadirkan dua pembicara utama, yakni Prof. Dr. Yusring Sanusi Baso, S.S., M.App.Ling. dari Universitas Hasanuddin dan Ikmal Trianto, M.Hum. dari Universiti Putra Malaysia. Keduanya membahas berbagai tantangan transformasi pendidikan, bahasa, penguatan kualitas sumber daya manusia, serta pemanfaatan teknologi digital dalam menghadapi dinamika global.

Peserta berasal dari berbagai perguruan tinggi dan lembaga pendidikan, di antaranya Institut Prima Bangsa, Universitas Hasanuddin, Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Komputer Indonesia, IAI Tihamah Cirebon, INSIA Al-Amin Indramayu, Sekolah Tinggi Bahasa Asing JIA, Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon, Universitas Islam Cirebon, Universitas Pelita Bangsa, serta Pengawas Sekolah Madya Kementerian Agama Kabupaten Cirebon.

Nurhadiansyah berharap konferensi ini mampu memperkuat jejaring riset nasional, meningkatkan kualitas publikasi ilmiah, serta melahirkan kolaborasi yang berdampak pada pengembangan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan perumusan kebijakan berbasis riset.

Ke depan, LPPM IPB Cirebon menargetkan Caruban National Conference berkembang menjadi konferensi bereputasi internasional dengan partisipasi akademisi yang semakin luas serta kualitas publikasi yang terus meningkat.

"Target kami adalah menjadikan Caruban National Conference sebagai forum ilmiah yang tidak hanya dikenal di tingkat nasional, tetapi juga di tingkat internasional. Kami ingin semakin banyak artikel yang terindeks SINTA maupun Scopus, memperluas kolaborasi penelitian, serta menghasilkan riset yang memberi manfaat nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan masyarakat," pungkasnya

Bagikan:
Link berhasil disalin!