Minggu, 16 Jun 2024
  • Institut Prima Bangsa Cirebon

IPB Invada Cirebon Merger Makin Bersinar

Cirebon,- Institut Pendidikan dan Bahasa (IPB) Invada Cirebon merupakan perguruan tinggi yang memiliki lima program studi (Prodi) Sarjana Strata Satu (S1). Kampus biru yang memiliki lokasi strategis di Jalan Brigjen Darsono Bypass No. 20, Kabupaten Cirebon ini merupakan gabungan dari dua perguruan tinggi.

Dua perguruan tinggi sebelumnya yakni Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa (STIBA) Invada dan Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Invada Cirebon. IPB Invada memiliki 5 prodi yakni S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), S1 Pendidikan Bahasa Inggris (PBI), S1 Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer (PTIK), S1 Bahasa Inggris, dan S1 Bahasa Jepang.

IPB CIREBON MERGER

Program Studi di IPB Invada Cirebon merupakan gabungan dari dua sekolah tinggi tersebut dan tidak berubah. Bahkan dengan bergabung menjadi institut, masing-masing Prodi di IPB Invada Cirebon memiliki ciri khas tersendiri.

Tiap prodi mempunyai kemampuan ciri khas masing-masing. Sehingga mimpi dari IPB ini menjadikan lulusannya jangan sampai hanya berorientasi untuk bekerja.

“IPB makin berkembang dan bersinar, dengan memiliki visi untuk bisa menjadikan institut yang lebih maju, lebih visioner. Karena, kalau tidak seperti ini, tidak akan memiliki keunggulan,” ungkap Mahfud.

Seorang sarjana, kata Mahfud, harus mempunyai suatu pemikiran yang visioner, interaktif, dan inovasi. Sehingga, dengan memiliki inovasi dan kreativitas bisa bermanfaat untuk diri sendiri dan orang lain. Selain itu menghasilkan lulusan yang visioner, interaktif dan inovasi yang mumpuni.

Mahasiswa mampu menyentuh otak kanan tidak hanya otak kiri sehingga menghasilkan kreativitas dan inovasi. IPB Invada Cirebon memiliki keunggulan itu. Jadi setelah lulus, jangan sampai jadi sarjana pengangguran, tapi bagaimana mereka ini bisa menghadirkan inovasi” katanya.

Sekarang ini, kata Mahfud, kenapa ada tecnopreneurship, karena saat ini eranya sudah digital baik itu yang mau jadi guru atau non guru. Oleh karena itu, semua prodi harus menguasai itu semua.

“Selain itu, semua prodi pada saat semester 7 ada magang. Dan magangnya akan dilepas di berbagai negara maupun di dalam kota. Tapi disitu mereka belajar dengan masyarakat untuk mengaplikasikan ilmunya. Jadi IPB Invada Cirebon ini membentuk mahasiswa tidak hanya condong di bidangnya, tetapi bisa berkarya di bidang bisnis dan teknologi,” paparnya.

Untuk diketahui, mahasiswa IPB Invada Cirebon tidak hanya dari Cirebon namun banyak juga yang berasal dari luar wilayah Cirebon, bahkan ada mahasiswa dari luar Pulau Jawa dan juga luar negeri.

Post Terkait

0 Komentar

KELUAR