Minggu, 16 Jun 2024
  • Institut Prima Bangsa Cirebon

Lolos P2MW, Mahasiswa IPB Siap jadi Pengusaha Muda

Mahasiswa IPB Cirebon Lolos Program P2MW

P2MW- Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha merupakan program pengembangan usaha mahasiswa yang telah memiliki usaha melalui bantuan dana pengembangan dan pembinaan dengan melakukan pendampingan serta pelatihan (coaching) usaha kepada mahasiswa peserta P2MW. Penyelenggaraan program ini oleh Direktorat Belmawa dengan 5 (lima) kategori usaha yaitu Makanan dan minuman, Produksi atau budidaya, Industri kreatif, seni, budaya dan pariwisata, Jasa dan Perdagangan, serta Teknologi Terapan.

Pada tahun 2022, dua mahasiswa IPB Cirebon lolos P2MW pada kategori budidaya dan Industri Kreatif. Adapun proses pengajuannya adalah mulai dari bagaimana mahasiswa merancang proposal, membuat laporan keuangan, membuat RAB serta rencana pengembangan kedepan yang kemudian upload melalui website resmi P2MW. Dari ribuan proposal yang mengikuti program ini, hanya 888 judul dari 316 Perguruan Tinggi yang telah lolos seleksi bantuan pengembangan wirausaha, salah satunya dari IPB Cirebon.

Kategori Budidaya

Untuk kategori budidaya, mahasiswa mengajukan pengembangan MUSHITA oleh Nur Indah Septianingsih. Mushita ini merupakan usaha yang memanfaatkan limbah serbuk kayu albasia atau baglog sebagai media jamur. Usaha ini telah berjalan sekitar satu tahun.

“Mushita ini merupakan budidaya jamur dengan media baglog dan pemanfaatannya. Selain jamur yang nantinya akan diolah menjadi cisoci atau mushroom noodle, limbahnya pun akan dimanfaatkan menjadi pupuk”, ujar Mochamad Guntur, M.Pd selalu PIC kampus meredeka.

Guntur juga menjelaskan bahwa pada Rancangan Anggaran Belanja (RAB), mahasiswa mengusulkan sebesar Rp. 15.997.300,- untuk usaha MUSHITA, sementara realisasi nya hanya Rp. 12.700.000,-

Kategori Industri Kreatif

Selanjutnya program P2MW yang lolos adalah dari kategori Industri Kreatif yaitu dengan brand TRUEF oleh Ika Apriliani Putri. Usaha tersebut bergerak dalam bidang sablon dan advertising. Usaha TRUEF ini merupakan pengembangan sablon digital pada media kaos, totebag, topi, jaket, dll. Selain itu yang menjadi inovasi pada usaha ini adalah dimana TRUEF ini akan terintegrasi pada aplikasi android. Pelanggan tidak perlu pergi ke toko lagi, bisa langsung download aplikasi dan bisa mendesain sendiri atau mengirim file. Hal ini tentunya cocok sekali dengan kondisi saat ini.

Pada kategori Industri Kreatif, mahasiswa mengajukan Rancangan Anggaran Belanja (RAB) sebesar Rp. 15. 730.000, tetapi realisasinya hanya 15.000.000, sehingga total dua proposal wirausaha adalah sebesar 27.700.000,-

Guntur merasa bangga atas pencapaian mahasiswa pada program ini, harapannya melalui program ini mahasiswa dapat menjadi pengusaha muda yang hebat. Selain itu, Guntur juga berharap kedepannya lebih banyak lagi mahasiswa yang mengikuti program ini sehingga dari IPB Cirebon dapat muncul pengusaha pengusaha muda yang hebat dan kreatif. (INT)

Post Terkait

0 Komentar

KELUAR