Kamis, 20 Jun 2024
  • Institut Prima Bangsa Cirebon

Kerennya Edupreneurship Prodi PGSD IPB Cirebon

Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Institut Pendidikan dan Bahasa (IPB) Cirebon mempunyai beragam keunggulan untuk lulusan yang berdaya saing global. Kampusnya tidak hanya mempersiapkan dalam teknologi tetapi juga untuk menjadi guru.

Kaprodi PGSD Mochamad Guntur MPd menuturkan visi Prodi PGSD IPB Cirebon. Yaitu, program studi yang unggul, inovatif, berkarakter di bidang keguruan dan ilmu pendidikan. Serta berbasis teknologi, jiwa edupreneur yang berdaya saing Internasional tahun 2025.

“Prodi PGSD tidak menuntut mahasiswanya menjadi guru saja. Tapi bisa menjadi edupreneurship atau usaha yang berkaitan dengan jasa yang berbasis teknologi,” ujar Guntur di Kampus IPB Cirebon.

Di era menuju 5.0, imbuhnya, guru tidak menjadi pacuan utama di dunia pendidikan. Selain itu, jelasnya, harus ada softskill dan hardskill di dalam keguruan. Sehingga IPB Cirebon membekali keilmuan

“Itu semua terangkum dalam misi IPB Cirebon. Misi untuk meningkatkan dan mencapai visi, salah satunya kita akan terus menciptakan lulusan yang berintegritas dan religius,” terang Guntur.

Edupreneurship Prodi PGSD IPB Cirebon

Selanjutnya, kata Guntur, prodi menerapkan pembelajaran yang interaktif dan inovatif agar memiliki karya di sekolah. Di Prodi PGSD, jelas Guntur, mahasiswa juga bisa bekerja sebagai peneliti.

“Karena di sini kita akan kolaborasi dengan meningkatkan kualitas penelitian dalam pendidikan, pengajaran atau teknologi serta bahasa asing,” bebernya.

Misi itu, terang Guntur, menyelarasakan dengan 4 kemampuan khusus abad ke-21. Yakni kreativitas, kritis, kolaborasi dan komunikasi. “IPB Cirebon juga sering mengundang stakeholder yang berkaitan dengan teknologi dan bahasa asing, selain dari pendidikan,” ungkapnya.

Prodi PGSD IPB Cirebon menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat dengan mahasiswa dan praktisi di desa-desa. “Selain itu jelas bahwa mahasiswa harus memiliki kemampuan bahasa asing. Menguasai bahasa Inggris, selain bahasa Indonesia serta di IPB Cirebon juga ada skill bahasa jepang,” jelasnya.

Selain guru atau tenaga pendidikan, lulusan bisa menjadi peneliti pemula atau asisten peneliti. Kemudian praktisi pendidikan, konsultan pendidikan dan edupreneurship yang berbasis teknologi. PGSD IPB Cirebon juga memiliki UKM unggulan. Yakni inkubator learning education.

“Inkubator ini mencakup semua yang dibutuhkan mahasiswa untuk pembelajaran di sekolah atau jadi praktisi tersebut,” tutur Guntur.

UKM lain yakni inkubator young entrepreneur. Kemendikbudristek menyelenggarakan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) terdapat 2 mahasiswa lolos dari kampus IPB Cirebon.

IPB Cirebon mengedepankan semangat dan dukungan untuk mahasiswa IPB Cirebon terus maju kedepannya.

Post Terkait

0 Komentar

KELUAR