Minggu, 16 Jun 2024
  • Institut Prima Bangsa Cirebon

KAMPUS SEPAKAT ANTI KEKERASAN SEKSUAL & BULLYING

Kampus IPB Cirebon sepakat untuk menciptakan kampus aman dari tindak kekerasan seksual dan bullying. Humas IPB Cirebon menghadiri acara Rakor LLDIKTI IV untuk Anti kekerasan seksual & bullying tanggal 27 Oktober 2023. Dalam Kegiatan tersebut dengan begitu banyak pemaparan. Beberapa materi memberikan gambaran tentang kriteria kebijakan antitoleransi, antikekerasan seksual dan anti perundungan.

Peran LLDIKTI IV Terhadap Penyelesaian Kasus PPKS :

  1. Melakukan audensi dengan perguruan tinggi yang ada permasalahan kekerasan seksual.
  2. Memberikan pendampingan kepada PT terhadap pengambilan keputusan.
  3. Memberikan pendampingan dan atau perlindungan kepada korban kekerasan seksual.
  4. Melakukan koordinasi dengan tim Satgas Kemendikbudristek dalam pengambilan keputusan.

KAMPUS SEPAKAT ANTI KEKERASAN SEKSUAL & BULLYING

Kampus sering menjadi pandangan sebagai ruang aman, sehingga kekerasan terkadang tidak terdeteksi dan tidak terlaporkan. Pelakunya terkadang mendapat hukuman yang ringan. Efek yang tersepelekan ialah korban mengalami trauma seumur hidup.

Hal ini merupakan penting dan urgensi yang patut dengan respon yang cepat. Jika tidak ada mekanisme atau aturan mengenai penanganan kekerasan seksual, tentunya akan membawa kesengsaraan dan ketidakadilan bagi korban.

Dalam kegiatan rakor dengan LLDIKTI IV ternyata baru hanya 50 perguruan tinggi yang memiliki satgas PPKS . Sehingga kita memiliki tugas besar bersama untuk seluruh perguruan tinggi swasta yang tergabung dengan LLDIKTI IV segera membentuk Satgas PPKS.

Karena tentunya menjadi hak dan kewajiban semua orang yang ada didalam perguruan tinggi untuk memastikan bahwa kampus itu aman dari segala macam perundungan dan kekerasan,”

Tentunya terakhir dalam kegiatan Rakor semua yang tergabung dalam LLDIKTI IV mendeklarasikan sepakat bergerak untuk anti kekerasan seksual dan bullying.

Post Terkait

0 Komentar

KELUAR